Berikut Sinopsis Film Indonesia “Nona” Tentang Fiksi Drama

 


Jambiflash.com - Nama Anggi Frisca kini telah dikenal secara luas karena sudah malang melintang sebagai pengarah sinematografi sampai saat ini. Mulai dari film dokumenter yang berjudul negeri dongeng pada tahun 2017 lalu hingga film yang mempunyai genre fiksi drama yang berjudul Nona dengan skenario yang ditulis oleh Monty Tiwa, yang mana pernah menjadi penulis film populer yang pernah menghiasi layar kaca indonesia. Beberapa di antaranya yaitu film Mahasiswi Baru, Pocong The Origin , hingga Critical Eleven.

Pemain yang ikut terlibat dalam pembuatan film ini antara lain yaitu Nadya Arina, Augie Fantinus, Rangga Wahyu Natra, Tio Pakusadewo, hingga Medina Kamil pun juga ada. Bahkan, Nadine Chandrawinata pun juga turut memeriahkan film ini lho!

Sinopsis film yang satu ini mengisahkan tentang hubungan persahabatan yang terjalin di antara Nona (Nadya Arina) dan juga Ogy (Augie Fantinus) sejak mereka berdua masih kecil. Hingga pada suatu kecanggungan pun muncul diantara mereka berdua ketika Nona mulai akrab dengan Steve yang diperankan oleh Rangga Wahyu Natra.

Jarak dan juga keengganan untuk berkata jujur satu sama lain inilah yang membuat hubungan antara keduanya menjadi renggang dalam menjalin komunikasi. Baik itu tidak tahu untuk memulai komunikasi darimana atau memang ingin menyembunyikan perasaannya sendiri.

Baca berita film lain di jambiflash.com : 

Mencari Link Film Venom: Let There Be Carnage 2021 Sub Indo

Sebelum Nonton Baca dulu Sinopsis Film Barat "Nomadland" (2021) Biar Paham

Namun akhirnya nona pun menyadari akan hubungan yang tidak sehat di antara mereka tersebut. Maka dari itu dirinya memutuskan untuk segera mengakhiri aksi saling diam yang selama ini terjalin di antara mereka berdua. Namun sayangnya niatnya tersebut justru malah tidak berjalan semestinya. Hal ini tak lain karena peristiwa yang sangat fatal malah menimpa Ogy dan mengguncang batinnya. Hal itulah yagn membuat nona menjadi semakin sesak sampai berlarut larut. 

Hingga pada akhirnya Nona pun mendapatkan secercah cahaya di mana ada harapan untuk melegakan perasaannya tersebut. Untuk merelaksasikan sejenak hati dan pikirannya, nona pun memulai sebuah perjalanan untuk menebus kesalahan yang dilakukannya itu kepada Ogy. Di mana Nona berusaha untuk mewujudkan mimpi Ogy agar bisa pergi ke suatu tempat yang belum pernah didatangi sebelumnya dan benar-benar asing baginya.

 Film ini sangat memanjakan penontonnya karena sesuai dengan dugaan sebelumnya, sebagai seorang sinematografi dokumenter yang namanya telah terkenal sejak dulu, Frisca pun menayangkan beberapa pemandangan dengan menampilkan lebih banyak shot yang luas ketika Nona saat melakukan perjalanannya dengan Ogy. 

Setting lokasi yang dipilihnya pun juga bisa memenuhi kebutuhan dari genre film itu sendiri, di mana Frisca memilih alam bebas untuk mengekspos pemandangan alam terutama pada shoot pegunungan dan juga ketinggiannya. Bahkan, lebih dari separuh film ini malah lebih banyak adegan yang dilakukan di lokasi ketinggian. Dengan begitu mampu mengarahkan film ini menjadi road movie atau film yang memang secara khusus bertemakan tentang perjalanan.

Tidak hanya latar pemandangan alamnya saja yang ditampilkan oleh Frisca, melainkan rumah, jalanan, toko, lanskap kota dengan sbangunannya pun juga ikut ditampilkan dengan gaya dokumenter juga. Maka dari itu tak heran jika Anda menonton film ini terasa seperti dokumenter tetapi bertemakan fiksi. Secara garis besar, segenap pesan yang ingin disampaikan oleh sang sineas tak lain yaitu tentang makna dari perjalanan itu sendiri. Nah, penasaran dengan film indonesia yang berjudul Nona ini? Anda dapat menontonnya di Disney+ hotstar untuk lebih jelasnya lagi ya!