Review Film Wedding Proposal (2021), Memilih Antara Menikah pada Waktunya atau Sudah Waktunya?

 

Jambiflash.com - Film Indonesia yang berjudul Wedding Proposal telah tayang di layanan streaming Disney+ Hotstar sejak 7 Mei lalu. 

Film yang mengusung genre komedi romantis ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin tontonan segar di tengah pandemi seperti ini. 

Film ini mengisahkan tentang seorang pria bernama Bisma (Dimas Anggara) yang sedang merasa dilema karena dirinya sudah merasa siap untuk menikah namun belum menemukan perempuan yang tepat di hatinya. 

Dia yang meyakini idealisme memang cukup sulit untuk bisa menemukan seorang perempuan yang benar-benar dicintainya untuk dijadikan istri. Di sisi lain, orang tua Bisma yang diperankan oleh Slamet Rahardjo dan Dewi Irawan sudah mulai mengharapkan cucu. 

Baca berita film lain di jambiflash.com : 

Mencari Link Film Venom: Let There Be Carnage 2021 Sub Indo

Sinopsis Film Black Widow (2021)

Jalan cerita terus mengalir hingga Bisma bertemu dengan Sisy (Sheryl Sheinafia). Ia awalnya yakin bahwa perempuan tersebut merupakan sosok yang telah dicarinya selama ini. Tetapi munculah konflik utama cerita pada Bisma. 

Dirinya dihadapkan dalam kesalahpahaman sehingga terjebak dalam perjodohan dengan perempuan lain. Namun, Bisma tetap berniat untuk memilih perempuan yang dicintainya. Maka dari itu ia membutuhkan bantuan sahabatnya, Ito  (Arya Saloka). Sahabatnya ini diminta untuk bekerja sama dengan Bisma agar dapat mencurangi kedua orang tuanya.

Tapi sepertinya Bisma tidak memikirkan dampak ke depannya sehingga keputusannya yang dilakukan saat ini dapat menjadi bumerang yang dapat menyerang balik di pertengahan cerita. Di akhir cerita, Bisma akan menjadi pertaruhan hidup baginya, apakah dirinya harus mengikuti keinginan orang tuanya atau tetap memperjuangankan pilihannya sendiri. 

Bisma yang menjadi tokoh utama dalam film ini memang menjadi cerminan yang terjadi di kehidupan nyata. Para penonton akan bisa merasakan tekanan sosial ketika sudah memasuki usia yang matang dan sudah waktunya untuk menikah. Karakter Bisma digambarkan sebagai seseorang yang dituntut harus segera menikah. Mirisnya lagi, tuntutan tersebut didapat dari orang terdekatnya yaitu orang tua.

Pandangan pernikahan dalam suatu budaya tradisional khususnya di Indonesia dianggap sebagai tahapan hidup bagi mereka yang memiliki umur yang cukup dan finansial yang sudah mapan. Selain menjadi penyempurna agama, pernikahan juga memiliki peran yang penting untuk melahirkan generasi cerdas penerus bangsa. 

Sayangnya, pandangan sosial yang menempatkan pernikahan sebagai puncak kesuksesan seseorang menjadi hal yang berat bagi mereka yang cenderung suka dengan kehidupan tanpa pasangan. Mereka akan mengabaikan ketentuan usia ideal menikah dan lebih memilih menunggu hingga benar-benar menemukan seseorang yang tepat untuk menjalani bahtera rumah tangga bersama. 

Di Indonesia, seseorang yang sudah berusia matang namun belum menikah menimbulkan stigma negatif di masyarakat yang mengaku budaya dan beragama. 

Dalam film wedding proposal ini akan memperlihatkan kedua tokoh utama yang masih betah sendiri. Bisma masih ragu dengan nilai indah dalam pernikahan karena melihat orang tuanya yang dahulu ternyata menjadi korban perjodohan sehingga tidak ada rasa cinta dalam kehidupan rumah tangga.

Sedangkan Sisy masih menghindari pernikahan karena adanya trauma di masa lalu bersama mantan kekasihnya. Ia meragukan keberadaan cinta yang tulus dan kesetiaan yang awet.

Film yang berdurasi selama 1 jam 41 menit ini akan memperlihatkan alur cerita romantis pada kedua tokoh secara perlahan. Mereka berusaha saling menyembuhkan luka dan ketakutannya masing-masing.

Film yang mengusung genre romantis ini patut diapresiasi sebagai hiburan yang ringan dengan topik yang cukup relate dengan kehidupan sehari-hari.

Film ini terlihat sengaja menggambarkan bentuk penolakan terhadap “usia dan kemapanan” yang menjadi faktor penentu seseorang untuk segera menikah. Lalu bagaimana akhir dari kisah mereka berdua? Saksikan langsung di layanan streaming kesayangan Anda ya!(**)