Review dan Sinopsis Film My Lecturer, My Husband, Drama Perjodohan Dosen dan Mahasiswa

 

Jambiflash.com - Drama Indonesia semakin kesini makin hits. Sampai akhirnya ada tayangan mini series yang epik dan menghibur, yaitu My Lecturer, My Husband. Mini series yang tayang di WeTV ini dibintangi oleh para artis ternama Indonesia, Reza Rahardian dan Prilly Latuconsina. 

My Lecturer, My Husband ini mengusung genre romantis dengan diberi sedikit bumbu komedi agar penonton tidak merasa bosan. Awalnya drama ini ditulis di watpadd yang menjadi novel karangan Gitlicious. Melihat respon pembaca yang bagus barulah ditulis dalam bentuk novel.

Drama My Lecturer, My Husband menceritakan tentang kisah kehidupan seorang gadis cantik yang masih berkuliah yaitu Inggit (Prilly Latuconsina). Dia merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu universitas di Jakarta.  

Inggit memiliki dosen yang terkenal killer dan banyak dibenci oleh mahasiswanya yaitu Pak Arya (Reza Rahardian). Meskipun begitu, Pak Arya tidak merasa takut sama sekali dengan mahasiswanya. Dia justru seolah nantang kepada para mahasiswanya tanpa takut. 

Inggit dikenal sebagai wanita bucin dan sudah punya pacar dari fakultas kedokteran. Bisa dikatakan hubungan cinta keduanya cukup romantis. Setidaknya Inggit merasa pacarnya tersebut bisa menjadi penyemangat dan moodboster dalam melewati lika liku perkuliahan yang sering membuatnya emosi. Apalagi bila bertemu dengan mata kuliah yang diampu oleh Pak Arya. 

Suatu saat, Inggit mendapat nilai C dari mata kuliah yang diberikan Pak Arya. Mengetahui hal tersebut, Inggit pun merasa kesal dan marah karena merasa dirinya sudah berusaha maksimal bahkan rela tidak tidur untuk menyelesaikan tugas tersebut. Hingga pada akhirnya Inggit menemui Pak Arya untuk berdiskusi terkait nilai tersebut.

Pak Arya justru memberikan waktu 30 detik untuk menyerahkan tugas tersebut dan berujung dia sibuk. Inggit pun sangat marah dan menampar pak Arya dengan tugas yang sudah dijilidnya tersebut. Saking kesalnya Inggit bahkan mengatakan sumpah serapah dan mendoakan pak Arya agar dapat jodoh cabai-cabaian. 

Suatu malam Inggit yang sedang bekerja di café tiba-tiba mendapatkan telepon dari ibunya yang di Jogja bahwa kondisi ayahnya saat ini sedang sakitdan terbaring lemah di rumah sakit. Mendengar kabar tersebut Inggit segera meninggalkan pekerjaannya dan ingin segera pulang. Tristan yang kebetulan berada di situ hanya bisa mengantar sampai tempat agen travel. Sesampainya di Jogja, Inggit bergegas ke rumah sakit untuk melihat kondisi ayahnya. Inggit dan ayahnya pun ngobrol dari hati ke hati, tiba-tiba ayahnya mengatakan bahwa sudah menyiapkan jodoh untuk Inggit. 

Inggit yang sudah punya pacar pun otomatis mengelak. Ayahnya memberikan kesempatan kepada Inggit untuk bisa membawa sang pacar ke Jogja. Inggit pun berusaha menghubungi Tristan dan memohon agar bisa ke Jogja untuk menemui ayahnya yang sedang sakit. Tetapi Tristan justru tidak bisa memenuhi keinginan Inggit. Merasa kesal dengan Tristan, akhirnya Inggit mau menerima permintaan ayahnya yang sudah menyiapkan jodoh untuknya. 

Pertemuan pertama berada di sebuah café bernuansa klasik di Jogja. Inggit tidak menyangka bahwa sosok jodoh yang disarankan oleh ayahnya ternyata adalah dosennya sendiri yaitu Pak Arya. Awalnya Inggit menolak dan tetap kekeuh bahwa dirinya sudah punya pacar. 

Tetapi setelah melalui perbincangan alot dan berbagai persyaratan akhirnya Inggit mau menikah dengan Pak Arya. Acara pernikahan digelar secara tersembunyi di Jogja tanpa diketahui oleh Tristan. Setelah menikah akhirnya mereka berdua kembali ke Jakarta untuk memulai kehidupan yang baru. 

Bisa dibayangkan bagaimana hidup dengan orang yang tidak dicintai dan memiliki perbedaan karakter. Bagaimanakah kelanjutan kehidupan Inggit dan Pak Arya? Saksikan drama mini series ini WeTV.