Review dan Sinopsis Film Thailand Low Season (2020), Kisah Gadis Indigo

 


Jambiflash.com - Bagi Anda yang suka dengan genre campuran seperti horor, komedi, dan romantis maka film Thailand Low Season bisa menjadi pilihan yang tepat. Film ini sudah tayang sejak tanggal 13 Februari 2020 di layanan streaming berbayar Netflix. 

Di situs IMDB, film yang disutradarai oleh Nareubadee Wetchakam mendapatkan rating sebesar 6.4/10. Bisa dikatakan bagus untuk film Thailand yang bergenre campuran seperti ini. Film yang berdurasi 2 jam 5 menit ini diproduksi oleh Sahamongkol Film International dan didistributori oleh Clover Films, GSC Movies, dan Golden Village Pictures. Nah, sebelum Anda menontonnya disarankan untuk menyimak sinopsisnya terlebih dahulu.

Film Low Season ini bercerita tentang seorang gadis yang bernama Lin (diperankan oleh Ploypailin Thangpraporn). Ia baru mengalami keterpurukan karena tengah mengalami patah hati setelah putus dengan sang kekasihnya. Lin bukanlah gadis biasa, dia memiliki kemampuan khusus yang tidak semua orang memilikinya yaitu dapat melihat hantu atau bisa dikatakan sebagai seorang indigo. 

Lin yang merasa bosan dengan suasana kota memutuskan untuk pergi berlibur agar bisa mencari ketenangan dan melepas kegalauan setelah putus dari kekasihnya. Ia pun pergi ke suatu sanggraloka terpencil di daerah Utara. Setelah melewati perjalanan yang cukup melelahkan, Lin pun sampai di sanggraloka malam hari. 

Sanggraloka yang dilihatnya di aplikasi sangat berbanding balik dengan apa yang dilihatnya secara langsung. Hal itulah yang membuat dirinya sedikit kecewa. Belum lagi diperparah dengan bayangan suasana rumahnya yang terkesan seperti film horor. Herannya lagi, tidak ada satupun orang yang menginap di sana, hanya ada pengelola dari sanggraloka tersebut.

Kedatangan Lin di sanggraloka ternyata sudah disambut oleh sejumlah makhluk tak kasat mata dengan secara mengejutkan. Lin yang merasa kaget pun langsung lari ketakutan kesana kemari untuk menghindari makhluk-makhluk tersebut. 

Malam tersebut sangat panjang dan melelahkan bagi Lin. Namun anehnya menjelang pagi, suasana berubah menjadi sangat cerah tidak seperti semalam yang menampilkan suasana horor. Di tempat inilah Lin bertemu dengan Pun (diperankan oleh Mario Maurer) yang merupakan seorang penulis skenario bergenre horor.

 Mereka berdua pun pergi jalan-jalan bersama. Ternyata Pud memiliki rasa terhadap Lin. Saat Lin tidak sadarkan diri karena mabuk dan terus mengingau tentang makhluk halus, Pud justru terus mendengarkannya dan menuangkannya menjadi sebuah cerita yang dituliskannya. Bahkan diam-diam Pud menjadikan Lin sebagai karakter utamanya.

Hubungan keduanya pun semakin lama semakin dekat. Pada awalnya Lin merasa risih karena Pud terus memperhatikannya karena pada saat itu Lin belum bisa move on sepenuhnya dari mantan kekasihnya yaitu Tor (Kidakarn Chatkaewmanee). Maka dari itu Lin belum bisa membuka hatinya untuk pria lain. Namun seiring berjalannya waktu, benih-benih cinta pun tumbuh diantara keduanya.  

Ada beberapa artis Thailand lainnya yang turut bermain di film ini diantaranya adalah Theeradanai Suwannahom (sebagai Om), Morakot Liu (sebagai Get), Sriphan Chunechomboon (sebagai Aom), Nachat Janthapan (sebagai Vittaya), Nakhorn Silachai (sebagai Kare), dan Sakonrat Woraurai (sebagai Noon).

Sebenarnya film ini terasa biasa saja, namun bukan berarti buruk. Ketika menonton film Low Season, Anda akan merasakan sensasi horor yang diberi bumbu komedi agar tidak terlalu tegang. Belum lagi pemandangan desa yang sejuk dan asri menjadi daya tarik tersendiri di film Low Season. 

Kira-kira bagaimana kelanjutan kisah cinta antara Lin dan Pud? Langsung saja tonton filmnya di Netflix Anda ya!