Simak Review dan Sinopsis Film Wonder Woman 1984 Sebelum Nonton

 

Jambiflash.com - Wonder Woman 1984 menjadi sekuel dari film Wonder Woman (2017). Masih diperankan oleh aktris Gal Gadot sebagai Diana Prince. Pada film kali ini Diana Prince harus dihadapkan dalam suatu konflik yang melibatkan Uni Soviet pada saat era Perang Dingin tahun 80-an.

Diana akan bekerja sebagai antropolog yang dikhususkan menjadi ahli budaya peradaban Mediterania kuno di Smithsonian Institute di Washington DC. Ketika bekerja di tempat tersebut, dirinya jugs bertemu dengan Barbara Ann Minerva (Kristen Wiig). Saat sedang berfokus dalam pekerjaannya sebagai antropolog, Diana harus menghadapi sekelompok penjahat yang menjadikan dirinya untuk kembali sebagai Wonder Woman. 

Suatu saat ada seorang pengusaha kaya raya bernama Maxwell Lord (Pedro Pascal) yang berasal dari Amerika Serikat. Pengusaha tersebut mengaku bahwa dirinya memiliki batu ajaib yang bisa mengabulkan segala permintaan orang-orang. Bahkan ia memanfaatkan kekuatan batu tersebut untuk keuntungannya sendiri. 

Informasi tersebut ternyata sampai di telinga Diana. Sama halnya dengan orang-orang, Diana juga memiliki keinginan untuk memanfaatkan batu tersebut agar bisa menghidupkan kembali Steve Trevor (Chris Pine), kekasih Diana yang telah meninggal dunia.

Keinginan Diana pun akhirnya terwujud. Tapi sayangnya, Steve tidak sepenuhnya hidup kembali, melainkan hanya jiwanya saja yang hidup. Sedangkan untuk raganya, harus menggunakan tubuh pria yang lainnya agar bisa berkomunikasi dengan Diana. 

Batu tersebut tidak hanya mengabulkan keinginan Diana, melainkan Barbara juga mendapatkan keinginannya sendiri. Ia menjadi kuat dan pemberani. Namun sayangnya kekuatannya tersebut justru Barbara manfaatkan untuk perbuatan yang buruk. Dia seketika menjadi orang jahat dan berniat untuk menyerang Wonder Woman. 

Dalam film ini akan muncul karakter perdana yaitu Cheetah yang menjadi musuh bebuyutan Wonder Woman. Selain itu, kostum dari Wonder Woman juga dibuat berbeda dari kostum di film sebelumnya. Jika kostum yang dulu berwarna merah dan biru, kini di film Wonder Woman 1984 justru diubah menjadi warna emas yang disebut dengan Golden Eagle Armor. Tetapi jangan mengharapkan Anda akan melihat berbagai superhero karena film ini mengambil latar waktu tahun 80-an sehingga Diana belum bertemu dengan Batman, The Flash, Superman, dan Aquaman.

Film yang disutradarai oleh Patty Jenkins ini akan menampilkan kombinasi sentuhan emosi dan aksi yang menarik. Hanya saja perjalanan cerita menuju klimaksnya cukup terasa lama karena Patty seolah ingin memberitahukan sesuatu secara detail kepada penonton agar tidak ada yang terlewatkan. Strategi yang diterapkan ini sebenarnya sudah cukup tepat hanya saja building ceritanya yang lama dan datar sehingga di menit-menit awal terasa menjadi kurang menarik. 

Barulah di menit menuju akhir, jalan cerita menjadi lebih menarik. Anda akan disuguhkan banyak aksi seru di bagian ini. Diana yang harus menghadapi para musuhnya pun akan dibantu dengan sang kekasih, Steve. Bagian ini akan menjadi obat rasa bosan pada menit awal film mulai. Sentuhan slowmotion yang ditampilkan juga cukup membuat sensasi tersendiri bagi penonton. 

Dalam film Wonder Woman 1984, penonton akan turut merasakan bagaimana sulitnya untuk kehilangan orang yang disayang. Hal ini ditampilkan pada saat kematian Steve di film Wonder Woman 2017. Sejak kematian Steve, Diana belum bisa membuka hatinya untuk pria lain. Meskipun ada banyak pria dengan penampilan menarik yang mencoba untuk mendekati Diana, namun ia tetap tidak bisa lepas dari bayang-bayang Steve. 

Kira-kira bagaimana akhir dari petualangan Diana? Mampukah dia melawan semua musuhnya dan hidup bahagia bersama Steve? Langsung saja tonton film Wonder Woman 1984 di layanan streaming kesayangan Anda ya!