Minggu, 15 November 2020

Bagaimana Cara Aman Simpan Uang Miliaran ?


Jambiflash.com -- Punya uang miliaran seperti nasabah Maybank memang membutuhkan perhatian ekstra. Sejumlah instrumen simpanan seperti deposito bisa menjadi pilihan.

Tapi menjadi nasabah prioritas juga bisa dipilih. Supaya lebih aman, kira-kira yang mana ya?

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group (AAG) Andy Nugroho mengungkapkan keuntungan menjadi nasabah prioritas adalah biasanya mendapatkan pelayanan dan privilege khusus dibandingkan dengan nasabah lain.

Baca Juga : Wajib Tahu...Laptop Tercanggih Lenovo Seharga Rp 23,9 Juta

Misalnya, ketika datang ke bank langsung dilayani di ruang khusus. Selain itu diberi fasilitas dapat berkonsultasi tentang produk keuangan, fasilitas khusus di bandara atau akses ditawari lebih dulu produk keuangan yang baru launching.

"Nah salah satu produk yang ditawarkan adalah deposito. Memang beda deposito dan nasabah prioritas. Karena prioritas lebih ke layanan sedangkan deposito adalah produk yang ditawarkan dari layanan tersebut," kata dia saat dihubungi detikcom, Sabtu (14/11/2020).

Dia mengungkapkan ada juga nasabah walaupun dana mengendapnya di bank sudah memenuhi syarat (biasanya minimal Rp 500 juta) namun enggan untuk menjadi nasabah prioritas karena tidak mau kena charge lebih atas layanan prioritas.

Misalnya nasabah tersebut sudah memenuhi syarat menjadi nasabah prioritas dan mereka ingin mendapatkan layanan spesial dan bersedia dikenakan charge atas layanan tersebut bisa pilih jadi prioritas.

"Namun bila mereka tidak menjadi nasabah prioritas, mereka tetap bisa menyimpan dananya di produk deposito tersebut," imbuh dia.

Lakukan Ini Supaya Aman

Andy mengungkapkan jika memiliki tabungan dalam jumlah yang besar sebaiknya pemilik harus memperhatikan keamanannya. Mulai dari buku tabungan hingga kartu ATM harus benar-benar aman disimpan oleh diri sendiri.

"Untuk pemilik rekening tabungan juga harus mencetak buku tabungan atau memeriksa saldo secara berkala, paling tidak satu bulan sekali," kata dia saat dihubungi detikcom.

Selain itu, pemilik rekening juga harus memiliki akses dan aktif memeriksa melalui mobile atau internet banking.

Kemudian, hal yang paling penting adalah jangan pernah membagikan pin ATM/ user ID, password hingga PIN ATM atau tabungan ke sembarang orang.

"Karena bank itu tidak pernah meminta PIN atau password tersebut," ujar dia.

Selanjutnya, tabungan bisa dipecah ke beberapa akun rekening. "Jika perlu ke beberapa bank agar risiko bisa terpecah," imbuh dia.

Sumber : Finance.detik.com