Review Film Freelancers

Jambiflash.com - Suka dengan film aksi kriminal, pasti sudah tidak asing dengan film Freelancers ini. Film yang akan tayang di bioskop Trans TV ini dirilis pada tahun 2012 dan menjadi salah satu film yang bertabur bintang. Tidak tanggung-tanggung, film ini mempekerjakan Robert De Niro, Forest Whittaker, Curtis Jackson atau 50 Cent, Vinnie Jones, dan Dana Delaney. MEskipun bertabur bintang pemenang Academy Award, ternyata film Freelancers ini tidak mendapatkan rating yang bagus. Sebenarnya apa yang membuat film Freelancers ini menerima banyak cibiran dari penonton? Lalu, apakah film sekelas Freelancers layak ditonton di bioskop Trans TV?

Sinopsis film Freelancers

Film dengan durasi 96 menit ini bercerita tentang Jonas Maldonado, yang diperankan oleh 20 Cent, yaitu anak perwira polisi yang terbunuh. Kematian ayahnya membuat Jonas dan dua temannya bergabung di akademi kepolisian.

Setelah lulus dari akademi kepolisian, Jonas bertugas dibawah kepemimpinan Kapten Joe Sarcone yang diperankan oleh Robert De Niro yang juga salah satu rekan ayahnya. Ketika bekeja di bawah Sarcone, Jonas menjadi bagian dari beberapa misi jahat yang dilakukan dengan polisi-polisi kotor dan korup. Sampai akhirnya Jonas menemukan fakta bahwa ayanya ternyata dibunuh oleh Sarcone. Jonas akhirnya membuat rencana untuk menjebak Sarcone dengan tuduhan pencurian bersama bos mafia dan membalas dendam atas kematian ayahnya. 

Film Freelancers ini diproduksi oleh Cheetah Vision dengan menghabiskan dana sebanyak USD 11 juta atau sekitar Rp 178 miliar namun hanya mendapatkan pendapatan sebesar USD 456,350 atau setara Rp 7,4 miliar saja. Dari pendapatannya bisa dibayangkan bagaimana reaksi penonton saat menonton film bioskop ini. 

Masalah terbesar dari film Freelancers ini terletak pada akting yang terlalu biasa dan datar bahkan untuk aktor sekelas Robert De Niro. Cerita dan karakter dalam film terkesan klise dan mudah ditebak. Selain itu, banyak konflik yang menggantung dan tidak dijelaskan lebih lanjut dalam film ini. Sama halnya dengan perubahan karakterisasi yang tiba-tiba ada tanpa pengambaran yang sesuai. 

Sebenarnya sutradara Jessy Terrero sudah bekerja dengan baik untuk menjaga ritme film dengan menggunaan ritme yang cepat. Hanya saja kualitas naratif yang kurang bagus membuat ritme film ini menjadi lebih sulit untuk dipahami. Kualitas akting untuk pemeran sekelas Robert De Niro dan Forest Whittaker juga dirasa kurang dalam menghidupkan film ini. Kalau untuk akting 50 Cent, sepertinya sudah maksimal karena sebenarnya dia bukanlah aktor namun seorang rapper. 

Sebagian besar orang yang menonton film Freelancers ini memang tertarik dengan para aktornya. Namun nama besar ternyata tidak menjamin bila sebuah film bisa sebagus yang diharapkan oleh penonton. Tidak sedikit orang yang kecewa dengan akting Robert De Niro dan Forest Whittaker yang terkesan setengah-setengah. Terlebih dengan jalan cerita sederhana yang mudah ditebak, penonton seakan-akan sudah tahu apa yang akan terjadi di dalam film. Satu hal yang membanggakan dari film ini adalah deretan aktor ternama saja. 

Kalau kamu suka dengan film bertema polisi dan kriminal, tentu kamu tidak ingin melewatkan film Freelancers ini. Atau kalau kamu seorang penggemar berat Robert De Niro, film ini bisa menjadi salah satu film bioskop Trans TV yang ditonton ketika sedang senggang. Jangan lewatkan juga deretan film-film ternama yang akan ditayangkan di bioskop Trans TV setelah film Freelancers ini.